Pucakwangi(18/3/22)- Dukuh Telogo adalah salah satu dukuh yang ada di Desa Pelemgede Pucakwangi.
Dukuh Telogo terdapat 1 RW dan 02 RT -Ketua RT 01: Pak Sudadi -Ketua RT 02: Pak Sugito Mata pencaharian penduduk setempat adalah petani, banyak lahan persawahan di sepanjang jalan masuk Dukuh Telogo. ada juga yang bekerja sebagai perantau di Saudi Arabia,Kalimantan,Batam dan Jambi.
Jumlah penduduk di Dukuh Telogo jika dilihat dari KK (kartu keluarga) kurang lebih ada 100 KK dan itu sudah mencakup satu desa di Desa Pelemgede.
Desa Bodeh adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati. Desa Bodeh terdapat 10 RT terdiri dari 02 RW
-Ketua RW 01: Bapak Tarsipin Ketua RT 01 : Pak Aris RT 02: Pak Ali Mahmudi RT 03: Pak Nur Khalis RT 04:Pak Warsono RT 05: Pak Sugianto
-Ketua RW 02: Pak Agus RT 01: Pak Ali Mashudi RT 02 : Pak Pardi RT 04: Pak Parman RW 05:Bapak Parno
Jumlah Penduduk di Desa Bodeh kurang lebih 2.200 penduduk. Penduduk Desa Bodeh kebanyakan bekerja sebagai petani selain itu ada pedagang,PNS dan wiraswasta.
Sejarah dinamakan Desa Bodeh yaitu terdapat salah satu tokoh agama yg setiap tahun diadakan haul yg bernama Mbah Soleh. beliau adalah penyebar agama Islam Di Desa Bodeh. sejarah desa Bodeh yg sudah terdokumentasi di kepala desa yaitu Mbah Sastrosalip,Bapak Kasbudi,Bapak Kusno Bapak Zamroni dan Bapak Didik selaku kepala Desa Bodeh. Asal usul dinamakan Desa Bodeh yaitu dari kata “Ora Dadeh” yg berarti tidak ada apa² dalam Bahasa Indonesia jadi dinamakan warga Desa Bodeh.
Usaha mandiri di Desa Bodeh yaitu ada usaha kerupuk dari kulit sapi pembuatannya dikerjakan dirumah warga sendiri dan makanan ringan dan lain sebagainya Perkembangan Desa Bodeh warganya adalah masyarakat pertanian, yg perlu dikembangkan adalah usaha pertanian yang memerlukan air. pemerintah desa berusaha mencarikan sumber air yg bisa digunakan untuk mengairi lahan pertanian tersebut.
Kenaikan harga minyak goreng dan kedelai memukul perajin keripik tempe di Desa Karangrejo Lor Dukuh Karangbale . Pasalnya sudah dua bulan terakhir produksi keripik tempenya belum juga normal akibat kendala bahan baku.
Pemilik usaha keripik yakni Murtini mengakui, melambungnya harga kedelai kini membuat produksinya kian berdampak mulai dari penghasilan yang turun dalam jumlah yang banyak.
Pucakwangi – (11/2/22) Walaupun mengalami kenaikan harga bahan baku, ibu Murtini tetap memproduksi keripik tempe dan juga rempeyek. Beliau menjual per-kemasan atau per-bungkus sekitar Rp. 4.500,00 dijual di beberapa pasar bahkan menerima pesanan dengan jumlah banyak, biasanya pada acara-acara tertentu.
Penjualan keripik ini bisa menghabiskan 500 bungkus kecil dan 40 bungkus besar perhari nya. Penghasilan yang ia dapatkan diperkirakan sebesar Rp. 500.000,00/hari. Proses pembuatan di mulai dari jam 10.00 sampai 16.00 sore hari. Namun di hari Jumat proses pembuatan diliburkan.
Lokasi : Desa Karangrejo Lor Dk. Karangbale Dibuat : Makmur Jaya
Ternak adalah hewan yang dengan sengaja dipelihara sebagai sumber pangan, sumber bahan baku industri, atau sebagai pembantu pekerjaan manusia. Usaha pemeliharaan ternak disebut sebagai peternakan (atau perikanan, untuk kelompok hewan tertentu) dan merupakan bagian dari kegiatan pertanian secara umum.
Pucakwangi(16/01/22) Bapak Sukarmanto peternak ayam telur di Desa Mencon. Proses ayam bertelur membutuhkan waktu 1 hari bapak Sukarmanto sendiri mengambil telur tersebut sekitar jam 1/jam 2.
Keunikan dari ternak ayam petelur pak sukarmanto adalah beliau mengolah/meracik pakan ayam tersebut sendiri karena pakan tersebut mahal. “Kemudian telur tersebut akan dijual ditoko-toko karena bila dijual ditoko akan lebih mahal” Ucapnya.
Usaha perternak ayam telur ini milik mandiri dari bapak sukarmanto. Harapan dari bapak sukarmanto kedepanya “untuk usaha saya agar berkembang lagi ”ujar dari (bapak sukarmanto selaku pemilik ternak ayam telur).
Wa: 081567909792(Bapak Sukarmanto) Lok :Desa Mencon Pucakwangi
Pucakwangi – Ternak jangkrik clering sudah lama dipelihara banyak orang tujuannya dibuat pakan burung, ikan dan lain lain. namun selain itu jangkrik jenis clering ini bisa juga dibuat obat kecantikan dan juga bisa digoreng dimakan.
(12/02/2022) Febby Chairana peternak jangkrik clering yang sukses raup untung jutaan , bukan hal mudah menernak jangkrik jenis clering karena jika salah memberi makan mengakibatkan gigi pada jangkrik tersebut rusak (ompong). Jika memberi makan jangkrik mengunakan daun yang bersifat lembut dan lembek.
Selain memberi makan dedaunan Febby Chairana ini memberi makan jangkrik dengan pur dicampur pakan bebek ,cara merawat jangkrik clering mengunakan pelepah pisang sebagai tempat tinggal jangkrik dan juga digunakan sebagai tempat minum jangkrik, untuk menjual jangkrik itu membutuhkan 30-34 hari baru bisa dijual.
Febby Chairana pernah mengalami kerugian disaat ppkm “yang awal mula harga jangkrik 25 1 kg menjadi 15 1 kg hampir satu boks saya buang “ujar Febby. sekarang sukses raup keuntungan jutaan dari ternak jangkrik,Harapan kedepannya semoga tambah berkembang lebih maju dan pokoknya semakin tambah
Daun pandan tidak hanya untuk aroma makanan, tapi juga bisa bahan baku kerajinan. Kerajinan dari daun pandan ini setelah dianyam daun pandan bisa dibentuk aneka jenis kerajinan seperti kerajinan tikar pandan yang berbahan daun pandan sudah lama menjadi produk kerajinan tangan masyarakat. Saat ini tidak banyak warga yang masih menekuni seni kerajinan ini.
Di Dukuh Prahu Desa Kepohkencono(28/12/21) hanya beberapa keluarga saja yang masih bertahan melestarikan tradisi leluhur ini. Itu juga sudah tidak aktif seperti dulu. Ibu Suparmi adalah salah satu pengrajin tikar sudah 40th yang lalu(1981) merintis usahanya. Beliau membuat kerajinan tikar pandan seorang diri. Pandan ini didapatkan dari dekat sungai di dukuh Prahu.
Langkah-langkah membuat tikar pandan:
Ambil tiap helai daun pandan dan buang durinya menggunakan pisau atau nilon.
Bagi daun pandan 8-16 irisan. Jumlah irisan tergantung pada selera pengrajin. Semakin banyak irisan, maka semakin kecil daun pandan yang akan dianyam.
Jemur daun pandan selama 2-3 hari.
Selanjutnya, daun pandan di-besut. Tujuannya agar daun pandan jadi lurus dan nggak kaku waktu dianyam. Proses ini menggunakan alat sederhana yaitu sepotong bambu kecil.
Jemur kembali daun pandan selama 1-2 hari, sampai warnanya berubah menjadi beige. Anyam daun pandan menjadi tikar sesuai dengan pola dan ukuran yang diinginkan. Proses penganyaman tikar pandan ini dibutuhkan waktu ” jika senggang bisa 1 hari dari pagi – sore. Kalau tidak senggang ditinggal dengan kegiatan lain tikar pandan jadi malam hari.” Jelasnya.
Kerajinan tikar pandan kemudian diambil penjual dari desa Kawak. 1 biji seharga Rp. 13.000,00 “Kebanyakan pembeli menggunakan tikar pandan untuk alas beristirahat dan acara daerah tertentu ” Katanya.
WA:08232919890{Anis(anak ibu Suparmi) Lok: Dk. Prahu RT 01/RW 03 Desa Kepohkencono Pucakwangi
Berbagai jenis ikan memang dikenal sebagai bahan makanan utama bagi hampir seluruh masyarakat Indonesia. Di antaranya adalah ikan Nila dan Lele. Berdasarkan pengetahuan tentang tingginya demand terkait ikan nila sebagai bahan makanan, maka bisnis budidaya ikan bisa jadi salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan finansial. Dan harus ada yang perlu disiapkan yaitu memiliki dana cukup,pemilihan lokasi yang strategis, kesiapan sumber daya manusia, hingga mempertimbangkan dampak lingkunga.
Pucakwangi-(29/12/21) Budidaya ikan sebagai salah satu bisnis yang cukup menguntungkan tanpa harus membutuhkan modal yang relatif besar. Seperti Mas Iqbal yang merintis usaha budidaya ikan nila dan lele kurang lebih 1 tahun. Modal awal yang harus dikeluarkan mulai daru membeli bibit-pasang terpal secara bertahap. Awalnya beli terpal hanya 2 ukuran kecil seharga 150 rupiah.
Tempat Budidaya ikan lele dan nila berada dirumah dan disawah. Kalau di sawah jaraknya 1km dari rumah mas Iqbal terdapat 8 kolam, Sedangkan yang berada dirumah terdapat 2 kolam. Bibit lele masih beli dari beberapa toko di Winong dan Tayu. Kalau beli bibit 5cm sekitar 100-110/ekor.
Budidaya ikan mas Iqbal dibantu oleh bapaknya dalam proses penyortiran. Cara Mas iqbal membudidaya ikan lele dan nila:
Harus sabar
Memberi makan ikan 2/3× sehari(tergantung cuaca,kalau hujan tidak dikasih makan) Jenis makanannya adalah pellet atau bisa juga memakai alternatif ikan diguling.
Persiapan air pakai probiotik 1 minggu jika air sudah berwarna hijau setelah 1 bulan disortir. Pergantian air kalau nafsu makan ikan berkurang. Dalam proses panen ikan lele dan nila biasa dibutuhkan waktu 3 bulan. Kemudian mas Iqbal calling penjual yang mengambil sendiri kalau ikan sudah besar. Harga dari ikan lele tersebut bisa di ecer per kilo Rp. 18.000-20.000. ” Harapan saya kedepan semoga bisa berkembang dan bisa membuka lapangan pekerjaan” ucapnya.
(29/01/22) Pucakwangi- “Sodho” adalah kerajinan yang terbuat dari bambu. Seperti usaha pak Kamari, beliau adalah seorang pengrajin sodho bambu tepatnya di dukuh Malangan, Ds Karangrejo RT 05/RW 01.
Usaha pondok pengrajin sodho bambu ini telah dirintis sejak tahun 1999. Awal mulanya perintisan adanya kerja sama dengan pihak pengusaha pindang Juwana. Bapak Kamari telah mempekerjakan kurang lebih 20 karyawan. “Usaha ini adalah usaha saya satu-satunya” katanya.
Satu Ikat dijual dengan harga 2000 rupiah namun meraup keuntungan sekitar 500 ribu/ 1 × berangkat(menyetor) dan biasanya telah melakukan penyetoran sebanyak 2 atau 3× dalam sehari.
No. HP : 082322120577 Lok : Dukuh Malangan, Desa Karangrejo RT 05/RW 01
Mieago sendiri adalah singkatan dari mie ayam goreng. Ada beberapa pilihan menu seperti Mieago, Mie ayam biasa, Bakso mercon, Sosis dan bahkan menjual mie ayam dengan kemasan mentah. Mie merupakan makanan yang tipis dan panjang yang terbuat dari gandum, atau dari berbagai macam tepung. Istilah mie digunakan oleh orang Arab, Tionghoa, dan Italia, merujuk pada adonan kering yang harus direbus dengan air mendidih.
Pucakwangi- (17/2/22) Usaha Mieago Kedai kaget milik Ulil Khasanah yang telah dirintis sejak tahun 2018 dan Awal mula nama Kedai Kaget ini karena mie ayam goreng mempunyai beberapa level antara lain:
Level biasa, sedang, pedas, hot dan extra pedas. Harga dari mieago berbeda-beda tiap levelnya. Level nya terdiri dari : Level biasa: 10k( tanpa cabe), Level sedang: 11k( cabe setengah sdt), Level pedas: 12k(1sdt), Level hot: 13k(4sdt), Level extra pedas: 15k(6 sdt).
Mbak Ulil lebih memilih membuat mie ayam goreng tidak mie ayam kuah karena “pengen membuat inspirasi baru karena kebanyakan kan penjual menjual mie ayam itu-itu aja,nah dari situ saya pengen membuat insipirasi” Ucapnya.
Satu hari kedai kaget ini dapat menghabiskan 50-60 bungkus. Yang diperkirakan penghasilan perhari yakni ±Rp.500.000 Cara membuatnya memang tidak terlalu sulit namun tidak gampang juga. Jika salah memasak maka hasilnya tidak akan memuaskan dan justru cenderung tidak enak. Padahal mieago (mie ayam goreng) yang enak selayaknya punya aroma dan cita rasa yang dapat mengundang napsu makan kita. Resep mie ayam goreng (mieago) ini simpel dan bisa dilakukan oleh semua kalangan : Rebus mie ayam sampai setengah matang. Sajikan dgn topping ayam, daun bawang dan bawang goreng. Banyak hal yang sedikit banyak mempengaruhi kualitas rasa dari mieago (mie ayam goreng), yang pertama adalah dari jenis bahan, kedua pemilihan bahan fresh hingga cara mengolah dan menghidangkannya. Tak perlu pusing kalau mau menyiapkan mieyago (mie ayam goreng) enak di mana pun anda berada, karena asal sudah tahu triknya maka hidangan ini dapat jadi suguhan spesial. Bahan-bahan dan bumbu yang dibutuhkan untuk pembuatan Mieyago (Mie Ayam Goreng) namun mbak Ulil juga menjadikan ayam bakar sebagai topping nya cukup menarik perhatian para pembeli. Berikut adalah beberapa bahan dan langkah pembuatan nya : Gunakan satu mie ayam, Gunakan secukupnya Saos, Sediakan secukupnya Sambal, 4.Ambil secukupnya Kecap Langkah-langkah menyiapkan Mieago (Mie Ayam Goreng): Rebus mie sampai mengembang bersama dengan sawi. Jika sudah mengembang angkat dan tiriskan. Setelah itu dipindahkan di tempat nya dan diberikan topping yaitu daun bawang, suwiran ayam bakar,timun, pangsit dan diberi saus sesuai minat. “Harapan kedepan saya untuk usaha miago kedai kaget ini semoga banyak pembeli dan rame terus dan dapat membuka kedai atau toko” kata mbak Ulil WA: 082312907057
Fenomena bunga hias saat ini tidak asing lagi untuk didengar. Apalagi masa pandemi covid-19 menyebabkan masyarakat banyak menghabiskan banyak waktu di rumah. Untuk menghabiskan waktu luang, biasanya akan timbul keinginan untuk berkegiatan yang memenuhi kebutuhan estetika. Salah satunya yaitu dengan mengoleksi bunga hias.
Sokopuluhan- (04/02/22) Botanica Tani sebagai salah satu tempat yang menyediakan banyak bunga, menyebabkan banyak peminat memilih berburu bunga hias disini. Bapak Yoyok merintis usaha Botanica Tani sekitar bulan September tahun 2020 saat pandemi dan mengembangkan hobinya yaitu bertani. Botanica tani menyediakan Bibit Tanaman, Tanaman hias,Polybag, Media tanam. Harga mulai dari Rp. 2000- 1.000.000 rupiah. berbagai jenis tanaman bunga yang harganya mahal mencapai Rp. 350.000 rupiah antara lain; Artorium, Argonema, Even, black, Marun dan ada pula beringin dolar yang berkisar Rp. 1.100.000,00. Selain tanaman hias ada pula tanaman bibit buah yaitu bibit buah kelengkeng, durian musangking, jambu kristal, mangga, jeruk bali dll.
Media tanam di botanica tani ini adalah tanah merah dan sekam dicampur. “Keuntungan perhari dari usahanya mencapai Rp. 300.000,00 per hari. Sedangkan kerugian pada saat tanaman mati.” Ucapnya.
WA: 081271185991 Toko: BOTANICA TANI Alamat: JL. Raya Jakenan Pucakwangi Km. 03